Jakarta, RMexpose.Memulai karier hingga mencapai kesuksesan tidak sulit dilakukan, khususnya di dunia properti. Semua dijalankan dengan kejujuran, kerja keras dan bertanggung jawab.
Ketiga hal tersebut jadi pedoman keberhasilan James Riady dalam menjalani kariernya di dunia properti hingga kini.
Namun James mengingatkan, yang terpenting dalam membangun kesuksesan berkarier di properti maupun bisnis lain adalah kemampuan membangun kepercayaan terhadap orang lain.
Menurutnya, membangun kepercayaan itu sangat tidak mudah dan sulit dilakukan, terlebih orang lain itu baru dikenal.
“Yang penting adalah membangun kepercayaan. Inilah yang kita butuhkan dalam berkarier. Karena kepercayaan itu menanam dan membentuk sistem nilai. Jadi apa yang kita anggap penting itu sangat bernilai dan menjadikan investasi tersendiri,” urai James di sebuah acara properti di Jakarta, belum lama ini.
“Berbeda dengan tekad, kata James, sebab tekad itu desainnya gampang dan itu adalah ilmu pasti, sains,” imbuhnya.
Seperti diketahui, setelah krisis ekonomi 1997, putra taipan Mochtar Riady (pendiri bisnis Lippo) itu sukses membangun proyek-proyek properti mulai dari hotel, mall, ritel, rumah sakit, sekolah-universitas, sampai megaproyek superblok di Kemang Village, Jakarta Selatan dan St Moritz-Puri, Jakarta Barat.
Dia bercerita, setiap orang punya kelebihan dan karakter masing-masing. Namun, tidak semua orang memiliki kehandalan maupun niat membangun kepercayaan. Sehingga baik itu disengaja maupun tidak disengaja, seseorang melakukan segala cara dalam mencapai tujuannya.
Dia mengakui keberhasilan dari konsep kesuksesan pembangunan Lippo Group hingga kini adalah membangun sebuah culture (budaya).
“Bangun culture yang baru, yaitu membangun satu peradaban. Ini big thing (hal besar), seperti daerah Kemang itu sudah establish. Kadang orang ingin membikin dan menggantikan Kemang, nggak mungkin karena di sini sudah ada culture sendiri,” ujarnya. DWI