header-rmexpose
    Jumat , 10 September 2010    Bapepam: BUMI & DEWA Harus Diganjar Sanksi       Distribusi Penyaluran Bensin Pertamina Perlu Diinvestigasi      DPR Pertimbangkan Kucuran Dana Tambahan Rp 350 Miliar      IPO 2012, Saham Garudafood Mulai Diburu Investor      Indosat Tunda Tanggal Pembelian Obligasi      CMNP Lepas Proyek Jalan Tol Di Filipina      Jual Anak Usaha, Laba Intiland Melejit 35 Kali Lipat  
 
Jemput Bola Pake Strategi Door To Door
Selasa, 09 Maret 2010 00:14:06 WIB
 
Sony Soemarso, Program Operation Manager PT Ewaysindo Makmur
 
Jakarta, RMexpose.Dunia teknologi informasi (TI) di Indonesia terus berkembang pesat mengikuti kebutuhan dunia usaha dan pendidikan. Dibutuhkan strategi pemasaran yang tepat agar sukses di bisnis IT ini.

Di tengah kurangnya tingkat ke­pemilikan komputer dan akses internet pribadi dan menjamur­nya pusat-pusat penyewaan in­ternet (warnet), justru ikut me­nopang per­kembangan TI. Peran dan fungsi warnet ini menjadi karak­teristik tersendiri dalam dunia TI di Indonesia.

Menurut Sony Soemarso, Prog­ram Operation Manager PT Eway­sindo Makmur, dalam ope­rasio­nal­nya,industri warnet meng­­ha­dapi beberapa tantangan. Salah satunya masih kurangnya keter­sediaan bandwidth yang be­sar dan murah. Padahal, be­sar­nya dana operasi war­net bisa diku­­rangi jika kebu­tuhan band­width ini dipenuhi.

“Sekarang sebenar­nya harga sudah diturunkan. Tapi jika bisa lebih rendah, warnet-warnet ini bisa menurunkan harga lagi untuk meningkatkan jumlah pelang­gan,” jelasnya.

Tantangan kedua, kurangnya kesadaraan pentingnya kegiatan pemasaran dalam pengembangan usaha. Banyak pelaku usaha war­net tidak memiliki anggaran (bud­­get) dalam menggerakan strategi marketing-nya.

Padahal, langkah ini harus di­la­kukan agar bisnis warnet bisa dike­nal konsumen. Hal ini ber­beda deng­an bisnis IT di negara lain yang dilakukan secara si­multan dan masif.

Untuk itu, saran Sony, ker­ja­sama semua pihak dibu­tuh­kan un­tuk membantu pelaku usaha warnet ini menghadapi tan­tangan tersebut. Bekerja sama dalam prog­ram-program Yahoo! Ad­vantage Warnet (Internet Cafe), Sony menggunakan stra­tegi bisnis jemput bola (door to door) untuk menjaring anggota. Hingga akhir tahun 2008, menu­rut Sony, program itu ditargetkan dapat menjaring 900 warnet.

Meski bergabung di Eways kurang dari setahun, namun dunia TI sudah digeluti Sony sejak ta­hun 1999. Kariernya dimulai se­ba­gai kon­sultan di sebuah pe­rusahaan TI. Di perusahaan yang bergerak di bidang customer re­lation mana­gement ini, Sony khusus me­nangani bidang TI. Padahal, latar belakang pendi­di­kannya di bidang perho­telan.

Dia mengakui, pilihan kerja di bidang TI merupakan ke­ter­tari­kan pribadinya. Pilihan ter­sebut, kata dia, sangat dipe­ngaruhi in­teraksinya dengan se­orang pakar TI asal Indonesia, Onno W. Pur­bo tahun 1997. Dari interaksi ini, dia me­mahami bahwa bisnis TI perlu dilakukan secara ber­si­nam­bungan dengan terus meng­ikuti tren TI dunia. DWI
 
Baca Juga :
Kembangkan Basis IT Dukung E-Banking
Stephen Liestyo, Direktur Perbankan Konsumer BII

Diminta Tingkatkan Kepedulian Pelanggan
Lea Indra Kartika, Communication Director PT Ford Motor Indonesia

Punya Segudang Inovasi Untuk Bersaing
Taufan Wijaya Sakti, Director of Sales Speedup PT MLW Telecom

Agresif Kembangkan Kantor Cabang
Sajid Rahman, Head of Consumer Banking Standard Chartered

Merintis Karier Dari Toko Kelontong Ortu
Kafi Kurnia, Managing Director Consultant & Pendiri Hero

FirstPrev 1 2 3 4 5 ...NextLast
 
 
Untitled Document
      Daihatsu Mulai Garap Konsumen Di Pedesaan
     

Sabtu, 31 Juli 2010, 01:49:31 WIB

       
      Kindzania Perluas Bisnis Sekolah Bertaraf Internasional
     

Sabtu, 31 Juli 2010, 01:34:11 WIB

       
      Proyek Inalum Dikuasai 100% Negara Untung 120 Juta Dolar
     

Jumat, 30 Juli 2010, 09:13:32 WIB

       
      Tjiptardjo Lengkapi Berkas Penggelapan Pajak Asian Agri
     

Jumat, 30 Juli 2010, 02:34:21 WIB

       
      Benakat Pilih Bayar Denda 500 Juta
     

Jumat, 30 Juli 2010, 01:41:39 WIB

       
Untitled Document
      Selasa, 27 Juli 2010 04:02:32 WIB
      Sandera Politik Darmin Nasution
      Oleh: Bambang Soesatyo, Anggota Badan Anggaran DPR Dan Ketua Kadin Indonesia
       
      Jum'at, 23 Juli 2010 00:17:57 WIB
      Tantangan Berat Perbankan Syariah
      Oleh: Januar Armansyah, Consumer Business Development Department Head BRI Syariah
       
      Rabu, 21 Juli 2010 00:06:45 WIB
      Mencermati RUU Pencucian Uang
      Oleh: Bambang Soesatyo, Anggota Pansus RUU PPTPU/Komisi III DPR
       
 
Untitled Document

World Index

Index Code 09/06 09/07 Change
Pts %
JCI 3.217,153.230,8913,740,43
All Ordinaries 4.615,704.613,00-2,70-0,06
Hang Seng 21.355,7721.401,7946,020,22
Nikkei 225 9.301,329.226,00-75,32-0,81
FTSE Bursa Malaysia KLCI1.434,681.434,27-0,41-0,03
SET 931,52926,09-5,43-0,58
STI 3.034,583.036,091,510,05
Dow Jones *10.320,1010.447,93127,831,24
FTSE 100 *5.428,155.439,1911,040,20
FTSE ASEAN *586,52592,235,710,97
FTSE ASEAN 40 *11.440,4811.572,67132,191,16

 * Data tanggal 2, 3 dan 6 September 2010

 

 

 
  Untitled Document
Keuangan Elektronik Energi Transportasi Seluler Corporate Otomotif Properti Wisata

Copyright © 2007 Rakyat Merdeka.
Browser : Menampilkan Nama Browser CCBot/1.0 (+http://www.commoncrawl.org/bot.html) Menampilkan Nama Browser | 202.43.162.2