header-rmexpose
    Rabu , 08 September 2010    Bapepam: BUMI & DEWA Harus Diganjar Sanksi       Distribusi Penyaluran Bensin Pertamina Perlu Diinvestigasi      DPR Pertimbangkan Kucuran Dana Tambahan Rp 350 Miliar      IPO 2012, Saham Garudafood Mulai Diburu Investor      Indosat Tunda Tanggal Pembelian Obligasi      CMNP Lepas Proyek Jalan Tol Di Filipina      Jual Anak Usaha, Laba Intiland Melejit 35 Kali Lipat  
 
Sukses Bantu Developer Susun Strategi & Pendanaan
Minggu, 07 Pebruari 2010 00:11:47 WIB
 
Tony Eddy, Konsultan Marketing & Investasi Properti
 
Jakarta, RMexpose.Sebelum menjadi konsultan properti, Tony Eddy berkarier di perusahaan minyak di Amerika Latin. Dia juga sempat bekerja di sebuah bank. Namun, Tony akhirnya tertarik dengan dunia properti lantaran bidang ini dinilainya multi disiplin.

Konsultan pemasaran ini pun sering bolak-balik antara Jakarta dan Bali untuk membantu pembangunan kondominium, perkantoran dan hotel.

Setelah lulus dari Teknik Elektro Institut Teknologi Ban­dung pada 1990, Tony bekerja di perusahaan mi­nyak di Amerika Latin selama dua tahun, lalu kem­bali ke Indo­nesia dan bekerja di perusahaan consulting.

Pria kelahiran Palembang, Mei 1965 itu, merasa tidak puas hing­ga akhirnya dia mengambil gelar MBA di bidang Finance, Inves­ment and Banking dari University of Wisconsin Madison, Amerika Serikat (AS) dan Master of Scien­ce (MSc) Real Estate & Urban Economic di universitas yang sama. Sekembalinya dari AS, tepatnya tahun 1997, dia berga­bung dengan Citibank. “Saat itu saya di bagian KPR,” ujar pe­nyuka traveling ini.

Ketika Indonesia dilanda krisis moneter pada 1999, dia memu­tus­kan keluar dari pekerjaannya dan membuka perusahaan sen­diri “Century 21 Casablanca”, dilan­jutkan dengan membuka pe­rusahaan mortgage broker Metro Capital, hingga konsultan marketing & investasi properti Tony Eddy & Associate (TEA).

Dengan tiga perusahaan itu, Tony memberikan pelayanan me­nyeluruh kepada developer dan konsumen. TEA pun membantu developer menyiapkan proyek, men­carikan pendanaan hingga menyusun strategi marketing. Se­mentara Century 21 Casablanca me­la­yani penjualan properti se­cara ritel. Sedangkan Metro Capi­tal membantu calon konsu­men mendapatkan KPR yang tepat.

Bersama sang istri, Linda Wija­ya, Tony mendirikan perusahaan agen properti yang tidak butuh banyak modal, tapi peluang bis­nisnya besar. Karena kebetulan istrinya pernah bekerja di sebuah perusahaan konsultan properti di Jakarta. Tony lalu membeli mem-franchise-kan Century 21 In­donesia dan jadilah Century 21 Casa­blanca.

Dengan SDM yang baik, Cen­tury 21 Casablanca pun tidak ter­lalu sulit untuk meraih keper­ca­yaan klien, baik yang menjual maupun membeli. Bahkan, ketika mengikuti tender pemasaran apar­temen Puri Imperium di Jl HR Rasuna Said, Jakarta, yang di­adakan Badan Penyehatan Per­bankan Nasional (BPPN), Cen­tury 21 Casablanca keluar se­ba­gai pemenang. DIN
 
Baca Juga :
Kembangkan Basis IT Dukung E-Banking
Stephen Liestyo, Direktur Perbankan Konsumer BII

Diminta Tingkatkan Kepedulian Pelanggan
Lea Indra Kartika, Communication Director PT Ford Motor Indonesia

Punya Segudang Inovasi Untuk Bersaing
Taufan Wijaya Sakti, Director of Sales Speedup PT MLW Telecom

Agresif Kembangkan Kantor Cabang
Sajid Rahman, Head of Consumer Banking Standard Chartered

Merintis Karier Dari Toko Kelontong Ortu
Kafi Kurnia, Managing Director Consultant & Pendiri Hero

FirstPrev 1 2 3 4 5 ...NextLast
 
 
Untitled Document
      Daihatsu Mulai Garap Konsumen Di Pedesaan
     

Sabtu, 31 Juli 2010, 01:49:31 WIB

       
      Kindzania Perluas Bisnis Sekolah Bertaraf Internasional
     

Sabtu, 31 Juli 2010, 01:34:11 WIB

       
      Proyek Inalum Dikuasai 100% Negara Untung 120 Juta Dolar
     

Jumat, 30 Juli 2010, 09:13:32 WIB

       
      Tjiptardjo Lengkapi Berkas Penggelapan Pajak Asian Agri
     

Jumat, 30 Juli 2010, 02:34:21 WIB

       
      Benakat Pilih Bayar Denda 500 Juta
     

Jumat, 30 Juli 2010, 01:41:39 WIB

       
Untitled Document
      Selasa, 27 Juli 2010 04:02:32 WIB
      Sandera Politik Darmin Nasution
      Oleh: Bambang Soesatyo, Anggota Badan Anggaran DPR Dan Ketua Kadin Indonesia
       
      Jum'at, 23 Juli 2010 00:17:57 WIB
      Tantangan Berat Perbankan Syariah
      Oleh: Januar Armansyah, Consumer Business Development Department Head BRI Syariah
       
      Rabu, 21 Juli 2010 00:06:45 WIB
      Mencermati RUU Pencucian Uang
      Oleh: Bambang Soesatyo, Anggota Pansus RUU PPTPU/Komisi III DPR
       
 
Untitled Document

World Index

Index Code 09/06 09/07 Change
Pts %
JCI 3.217,153.230,8913,740,43
All Ordinaries 4.615,704.613,00-2,70-0,06
Hang Seng 21.355,7721.401,7946,020,22
Nikkei 225 9.301,329.226,00-75,32-0,81
FTSE Bursa Malaysia KLCI1.434,681.434,27-0,41-0,03
SET 931,52926,09-5,43-0,58
STI 3.034,583.036,091,510,05
Dow Jones *10.320,1010.447,93127,831,24
FTSE 100 *5.428,155.439,1911,040,20
FTSE ASEAN *586,52592,235,710,97
FTSE ASEAN 40 *11.440,4811.572,67132,191,16

 * Data tanggal 2, 3 dan 6 September 2010

 

 

 
  Untitled Document
Keuangan Elektronik Energi Transportasi Seluler Corporate Otomotif Properti Wisata

Copyright © 2007 Rakyat Merdeka.
Browser : Menampilkan Nama Browser CCBot/1.0 (+http://www.commoncrawl.org/bot.html) Menampilkan Nama Browser | 202.43.162.2