Untitled Document
Untitled Document Untitled Document
     
 
 
 
Oleh: Bambang Soesatyo, Anggota Badan Anggaran DPR Dan Ketua Kadin Indonesia

Sandera Politik Darmin Nasution

Presiden menempatkan bank sentral kita di zona degradasi.
 
 
 
 
 
     

 
 Jumat, 03 September 2010    Kita ini satu bangsa tempe, ataukah satu bangsa banteng? Kalau kita satu bangsa yang berjoang, kalau kita satu fighting nation, kalau kita satu bangsa banteng, dan bukan satu bangsa tempe, marilah kita berani nyrempet-nyrempet bahaya, berani ber-Vivere Pericoloso! Asal jangan kita Vivere Pericoloso kepada Tuhan! Hiduplah ber-Vivere Pericoloso di atas jalan yang dikehendaki oleh Tuhan dan diridhai oleh Tuhan. [Sukarno, Genta Suara Revolusi Indonesia (Gesuri). Pidato kenegaraan 17 Agustus 1963.]  

Potensi Iklan Bisnis Internet
Sabtu, 29/03/08 05:04:31 AM
 
     
  Sylvia Sumarlin, Ketua Umum Asosiasi Penyeleggara Jasa Internet Indonesia (APJII)  
     
  Jakarta, myRMnews. Kenaikan jumlah pengguna internet juga berpotensi me­ning­kat lebih tinggi jika didukung dengan penetrasi kepemilikan kom­puter di Indonesia. Saat ini penambahan pemilikan kom­puter diketahui bertambah tiga juta unit pertahunnya.

Sementara di seluruh dunia hampir 1 miliar orang terhubung di internet. Pengguna saling berbagi ilmu pengetahuan, in­te­r­ak­si sosial, reputasi online, mencari materi sekolah, lowongan kerja, atau sekadar iseng menghabiskan waktu luang.

Banyaknya jumlah pengguna internet menyebabkan per­tumbuhan iklan pun meningkat. Hasil riset yang dilakukan eMar­keter Inc. mengatakan pasar iklan internet berkembang pesat, ter­utama di kalangan kaum muda, yakni naik 33 persen menjadi 12,9 miliar dolar AS pada tahun 2005.

Menurut perusahaan riset comScore Networks Inc., situs me­sin pencari mampu menarik 66 persen pengguna internet yang me­lakukan pencarian local, sementara data Yellow Pages ha­nya diakses 34 persen pengguna. Perusahaan riset Kelsey Group memperkirakan, sebelum tahun 2008, dana sebesar 3,8 mi­liar dolar AS akan berpindah dari Yellow Pages ke iklan online.

Hal ini disebabkan Yellow Pages terkesan usang dan kuno. Pen­cari iklan dibuat susah dan membuang waktu banyak mem­bo­lak-balik buku tebal hanya untuk mencari nomor telepon res­toran atau agen tiket perjalanan. Melalui online, orang akan le­bih mendapatkan informasi-informasi seperti itu.

Pada 2008 jumlah belanja iklan di Australia, Israel, Jepang, Norwegia, Korea Selatan dan Taiwan meningkat 10 persen, se­mentara di Inggris 17,2 persen dan Swedia 13,3 persen. Jum­lah perbelanjaan iklan dalam internet akan melampaui jum­lah pemasangan iklan di radio. Antara 2001 hingga 2005, jumlah pemasangan iklan di in­ter­net meningkat dari 2,2 persen menjadi 3,2 persen. Dari tahun 2005 samapai tahun 2008, jumlah per­belanjaan iklan di internet me­lonjak daripada 2,5 persen men­ja­di 4,7 persen.

Prospek periklanan di pasar online juga membuka ke­sem­patan yang lain, baik bagi perusahaan kecil, besar maupun kor­porasi, termasuk membuka kesempatan para calon kon­su­men untuk berinteraksi. Iklan online menjadi semacam pasar do­mestik yang mengglobal.

Kehadirannya bisa mengancam eksistensi pasar iklan media cetak, bahkan ke depan pasar iklan televisi bisa tersaingi. Na­mun semuanya ditentukan oleh sedikit-banyaknya pengguna internet. Salah satu kekuatan bisnis internet yaitu factor leverage (da­ya ungkit) pemasaran. Bila Anda menjalankan bisnis offline bia­sanya Anda terbatasi oleh suatu wilayah negara dalam pe­masaran produk dan jasanya. Tetapi dengan media internet, An­da bisa memiliki daya ungkit pemasaran ke seluruh dunia. Pa­sar Anda sangat besar.

Dengan pasar yang sangat besar tersebut, memberikan factor kali yang sangat besar dalam menghasilkan uang. Bisnis In­ternet juga bisa diotomatisasi dengan sistem, sehingga iba­rat­kan Bisnis Internet Anda adalah sebuah toko, maka toko Anda tersebut akan buka 24 jam sehari melayani pembeli dari se­luruh dunia. Karena itu, saya percaya bisnis internet bisa mem­buat orang menjadi kaya lebih cepat.

Secara umum, definisi bisnis internet adalah bisnis yang meng­gunakan internet sebagai media pemasaran produk dan ja­sanya. Jadi internet hanyalah media. Produk yang bisa di­pasarkan bisa berupa produk fisik maupun produk digital. rm
 

 
 Judul Penulis
 Sandera Politik Darmin Nasution Oleh: Bambang Soesatyo, Anggota Badan Anggaran DPR Dan Ketua Kadin Indonesia
 Tantangan Berat Perbankan Syariah Oleh: Januar Armansyah, Consumer Business Development Department Head BRI Syariah
 Mencermati RUU Pencucian Uang Oleh: Bambang Soesatyo, Anggota Pansus RUU PPTPU/Komisi III DPR
 Dua Tangis Dan Ribuan Tawa Oleh: Dahlan Iskan, CEO PLN
 Ancaman Inflasi Di Balik Naiknya TDL Oleh: Tim Condon, Head of Research and Chief Economist Asia ING Commercial Banking
 Sulitnya Menurunkan Suku Bunga Perbankan Oleh: Sigit Pramono, Ketua Perhimpunan Bank-bank Umum Nasional (Perbanas)
 Beban Kredit Macet Milik Usaha Kecil Oleh: Silmy Karim, Ketua Bidang Perbankan Hipmi
 Babak Baru Eskalasi Naiknya Beban Rakyat Oleh: Bambang Soesatyo, Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar
 Perlu, Class Action Ledakan Tabung Gas
 Titik Jenuh Dalam Usaha Pembiayaan Oleh: Wiwiek Kurnia, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI)
FirstPrev 1 2 3 4 5 6 ...NextLast
 
Untitled Document
     
 
 
TERSENYUM
 
 

Stephen Liestyo, Direktur Perbankan Konsumer BII

Kembangkan Basis IT Dukung E-Banking

Pengalamannya yang berliku di dunia perbankan.
 

 

Sepeda motor sport apa yang paling paling anda sukai?

Bajaj Pulsar 200 DTSi

Yamaha Vixion

Honda Tiger Revo

Kawasaki Ninja 150 R

Yamaha Scorpio - Z CW

  

 
     

Copyright © 2007 Rakyat Merdeka.
Browser : Menampilkan Nama Browser CCBot/1.0 (+http://www.commoncrawl.org/bot.html) Menampilkan Nama Browser | 202.43.162.2