| |
| Pakistan Larang Ponsel Musik |
| Minggu, 24/02/08, 06:29:03 AM WIB |
| |
|
|
| |
Jakarta, myRMnews. Perkembangan teknologi telepon seluler ternyata tidak semua orang menyukainya. Misalnya, ponsel dengan fitur musik sebagai nada panggil (ringtone) tidak disukai kelompok militan Pakistan. Mereka mengancam pihak-pihak yang berani menjualnya.
Pertengahan Oktober 2007 lalu, ancaman itu dibuktikan dengan aksi kekerasan. Setidaknya 15 toko ponsel di sebuah plaza di Pakistan berhasil diledakkan di Pakistan.
Dilansir Cellular News melalui harian nasional Pakistan, Dawn, ledakan di Plaza Inayat Kallay Bazaar ini meruntuhkan 15 toko ponsel dan 25 toko lainnya rusak berat. Untungnya tidak ada korban jiwa yang tewas akibat aksi bom ini.
Sebelumnya, para pemilik toko telah menerima beberapa surat teguran yang dikirimkan agar tidak lagi menjual ponsel yang telah diisi dengan ringtone musik. Tapi teguran itu tak diindahkan karena ponsel dengan ringtone musik sangat digemari sebagian besar masyarakat Pakistan.
Untuk menyiasati hal ini para pemilik toko ponsel mengganti ringtone tersebut dengan lagu-lagu bertema jihad. Namun tetap saja hal tersebut tidak membuat para pelaku merasa puas.
Awal tahun 2008 ini, ancaman kekerasan terhadap penggunaan ponsel dengan fitur musik terus berlanjut. Pihak militan bersenjata menyerang beberapa unit toko yang menjual CD ataupun kaset dan toko yang memutar musik di tempat-tempat umum. rm |
| |
|
|
|
|
|
|
Untitled Document
|
|
|
Untitled Document
|
| |
Untitled Document
|
|
|
|