header-rmexpose
    Jumat , 03 September 2010    Bapepam: BUMI & DEWA Harus Diganjar Sanksi       Distribusi Penyaluran Bensin Pertamina Perlu Diinvestigasi      DPR Pertimbangkan Kucuran Dana Tambahan Rp 350 Miliar      IPO 2012, Saham Garudafood Mulai Diburu Investor      Indosat Tunda Tanggal Pembelian Obligasi      CMNP Lepas Proyek Jalan Tol Di Filipina      Jual Anak Usaha, Laba Intiland Melejit 35 Kali Lipat  
 
Pakistan Larang Ponsel Musik
Minggu, 24/02/08, 06:29:03 AM WIB
 
 

Jakarta, myRMnews. Perkembangan teknologi te­lepon seluler ternyata tidak se­mua orang menyukainya. Mi­sal­nya, ponsel dengan fitur musik sebagai nada panggil (ringtone) tidak disukai kelompok militan Pa­kistan. Mereka mengancam pihak-pihak yang berani men­jualnya.

Pertengahan Oktober 2007 lalu, ancaman itu dibuktikan deng­an aksi kekerasan. Seti­dak­nya 15 toko ponsel di sebuah pla­za di Pakistan berhasil dile­dak­kan di Pakistan.

Dilansir Cellular News melalui harian nasional Pa­kis­tan, Dawn, ledakan di Plaza Ina­yat Kallay Bazaar ini me­run­tuhkan 15 toko ponsel dan 25 toko lainnya rusak berat. Un­tung­nya tidak ada korban jiwa yang tewas akibat aksi bom ini.

Sebelumnya, para pemilik toko tel­ah menerima beberapa surat te­gu­ran yang dikirimkan agar tidak lagi menjual ponsel yang telah diisi dengan ringtone mu­sik. Tapi teguran itu tak di­in­dahkan karena ponsel deng­an ringtone musik sangat di­gemari sebagian besar ma­syarakat Pakistan.

Untuk menyiasati hal ini pa­ra pemilik toko ponsel meng­gan­ti ringtone tersebut dengan lagu-lagu bertema jihad. Na­mun tetap saja hal tersebut tidak membuat para pelaku merasa puas.

Awal tahun 2008 ini, an­ca­man kekerasan terhadap peng­gu­naan ponsel dengan fitur musik terus berlanjut. Pi­hak militan bersenjata me­nye­rang beberapa unit toko yang menjual CD ataupun kaset dan toko yang memutar musik di tempat-tempat umum. rm
 
Baca Juga :
 
Untitled Document
      Kamis, 29 Juli 2010 00:11:51 WIB
      Stephen Liestyo, Direktur Perbankan Konsumer BII
      Kembangkan Basis IT Dukung E-Banking
       
      Selasa, 27 Juli 2010 04:02:10 WIB
      Lea Indra Kartika, Communication Director PT Ford Motor Indonesia
      Diminta Tingkatkan Kepedulian Pelanggan
       
      Senin, 26 Juli 2010 00:16:21 WIB
      Taufan Wijaya Sakti, Director of Sales Speedup PT MLW Telecom
      Punya Segudang Inovasi Untuk Bersaing
       
Untitled Document
      Selasa, 27 Juli 2010 04:02:32 WIB
      Sandera Politik Darmin Nasution
      Oleh: Bambang Soesatyo, Anggota Badan Anggaran DPR Dan Ketua Kadin Indonesia
       
      Jum'at, 23 Juli 2010 00:17:57 WIB
      Tantangan Berat Perbankan Syariah
      Oleh: Januar Armansyah, Consumer Business Development Department Head BRI Syariah
       
      Rabu, 21 Juli 2010 00:06:45 WIB
      Mencermati RUU Pencucian Uang
      Oleh: Bambang Soesatyo, Anggota Pansus RUU PPTPU/Komisi III DPR
       
 
Untitled Document

World Index

Index Code 09/01 09/02 Change
Pts %
JCI 3.135,323.122,15-13,17-0,42
All Ordinaries 4.526,804.563,0036,200,80
Hang Seng 20.623,8320.868,92245,091,19
Nikkei 225 8.927,029.062,84135,821,52
FTSE Bursa Malaysia KLCI1.431,961.441,079,110,64
SET 919,34920,541,200,13
STI 2.982,832.986,663,830,13
Dow Jones 10.269,4710.320,1050,630,49
FTSE 100 5.366,415.371,044,630,09
FTSE ASEAN 581,24583,552,310,40
FTSE ASEAN 40 11.378,2311.399,3121,080,19

 

 

 

 
  Untitled Document
Keuangan Elektronik Energi Transportasi Seluler Corporate Otomotif Properti Wisata

Copyright © 2007 Rakyat Merdeka.
Browser : Menampilkan Nama Browser CCBot/1.0 (+http://www.commoncrawl.org/bot.html) Menampilkan Nama Browser | 202.43.162.2