header-rmexpose
    Jumat , 03 September 2010    Bapepam: BUMI & DEWA Harus Diganjar Sanksi       Distribusi Penyaluran Bensin Pertamina Perlu Diinvestigasi      DPR Pertimbangkan Kucuran Dana Tambahan Rp 350 Miliar      IPO 2012, Saham Garudafood Mulai Diburu Investor      Indosat Tunda Tanggal Pembelian Obligasi      CMNP Lepas Proyek Jalan Tol Di Filipina      Jual Anak Usaha, Laba Intiland Melejit 35 Kali Lipat  
 
BEI Evaluasi Kinerja Saham Limpahan BES
Rabu, 05/12/07, 05:31:25 AM WIB
 
 

Sebagian Masuk Papan Pengembangan

PASCA penggabungan dua bursa, menjadi Bursa Efek Indonesia (BEI) dan telah disetujui oleh Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia, maka efek-efek yang bersifat ekuitas yang sebelumnya tercatat di BES sebanyak 26 saham dan 1 waran akan dicatatkan di papan pengembangan per 1 Desember 2007.

Kepala Divisi Pencatatan Sektor Riil Ignatius Girendroheru menjelaskan, dari 26 saham tersebut, sekitar 14 saham status perdagangannya langsung di­aktifkan, sementara sisanya sekitar 12 saham statusnya masih dihentikan se­mentara (suspensi).

Adapun 14 saham yang dapat diper­dagangkan antara lain PT Duta Kirana Finance Tbk (DKFT), PT Grahamas Ci­trawisata Tbk (GMCW), PT Itamaraya Gold Industri Tbk (ITMA), PT First Media Tbk (KBLV), PT Okansa Capital Tbk (OCAP), PT Okansa Persada Tbk (OKAS), PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk (PGLI), PT Pelita Sejahtera Abadi Tbk (PSAB), PT Pusako Tarinka Tbk (PSKT), PT Danayasa Arthatama Tbk (SCBD), PT Eatertainment International Tbk (SMMT), PT Toba Pulp Lestari Tbk, PT Myoh Technology Tbk dan PT Unitex Tbk (UNTX).

Sedangkan 12 saham yang disuspensi antara lain PT Bank Agroniaga Tbk (AGRO), PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK), PT Island Concepts Indonesia Tbk (ICON), PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP), PT Jasa Angkasa Semesta Tbk (JASS), PT Keramika In­donesia Assosiasi Tbk (KIAS), PT Courts Indonesia Tbk (MACO), PT Sara Lee Body Care Indonesia Tbk (PROD), PT Singer Indonesia Tbk (SING), PT Sekar Bumi Tbk (SKBM), PT Tunas Alfin A Tbk (TALFA) dan PT Tunas Alfin B Tbk (TALFB).

“Dalam rangka penyelenggaraan per­dagangan efek yang teratur, wajar dan efisien. Bursa mentetapkan efek-efek yang dapat diperdagangan dan yang tidak dapat diperdagangakan mulai 3 Desember 2007,” kata Ignatius.

Sementara itu analis dari Mega Capital Indonesia Felix Sindhunata mengatakan, dengan masuknya kembali saham-saham yang pernah di delisting oleh Bursa Efek Jakarta (BEJ) ke BEI seperti Toba Pulp akan membuat bingung investor.

“Kok saham yang dulu dihapus, ada lagi, ini tentu membingungkan investor,” ujarnya. Felix menuturkan sebenarnya masuknya saham yang sudah didelisting oleh BEJ ke BEI adalah konsekuensi hasil merger BEJ-BES. Namun, otoritas bursa seharusnya melakukan sosialisasi terhadap investor mengenai hal ini.

Lain halnya dengan Direktur Pencatatan BEI, Eddy Sugito yang menjelaskan masuknya kembali saham-saham yang pernah di delisting oleh BEJ ke papan pengembangan BEI, dikarenakan adanya komitmen antara BEJ dan BES sebe­lumnya. “Kita di BEJ menghargai kerja keras dari BES, sehingga terjadi ke­sepakatan bahwa emiten yang ada di BES akan listing di BEI,” ujarnya

Namun begitu, lanjut Eddy, BEI tetap melihat perkembangan emiten itu sebelum mengijinkannya berdagang. Dia men­contohkan PT Bukaka Teknik Utama Tbk yang saat ini laporan keuangannya masih disclaimer tetap kita suspensi.

Sementara PT Toba Pulp yang ternyata kinerjanya mengalami kemajuannya sahamnya kita aktifkan. “Tetapi kita akan lakukan eva­luasi lagi ke depannya,” ujar dia. rm
 
Baca Juga :
 
Untitled Document
      Kamis, 29 Juli 2010 00:11:51 WIB
      Stephen Liestyo, Direktur Perbankan Konsumer BII
      Kembangkan Basis IT Dukung E-Banking
       
      Selasa, 27 Juli 2010 04:02:10 WIB
      Lea Indra Kartika, Communication Director PT Ford Motor Indonesia
      Diminta Tingkatkan Kepedulian Pelanggan
       
      Senin, 26 Juli 2010 00:16:21 WIB
      Taufan Wijaya Sakti, Director of Sales Speedup PT MLW Telecom
      Punya Segudang Inovasi Untuk Bersaing
       
Untitled Document
      Selasa, 27 Juli 2010 04:02:32 WIB
      Sandera Politik Darmin Nasution
      Oleh: Bambang Soesatyo, Anggota Badan Anggaran DPR Dan Ketua Kadin Indonesia
       
      Jum'at, 23 Juli 2010 00:17:57 WIB
      Tantangan Berat Perbankan Syariah
      Oleh: Januar Armansyah, Consumer Business Development Department Head BRI Syariah
       
      Rabu, 21 Juli 2010 00:06:45 WIB
      Mencermati RUU Pencucian Uang
      Oleh: Bambang Soesatyo, Anggota Pansus RUU PPTPU/Komisi III DPR
       
 
Untitled Document

World Index

Index Code 09/02 09/03 Change
Pts %
JCI 3.122,153.164,2842,131,35
All Ordinaries 4.563,004.577,6014,600,32
Hang Seng 20.868,9220.971,50102,580,49
Nikkei 225 9.062,849.114,1351,290,57
FTSE Bursa Malaysia KLCI1.441,071.435,67-5,40-0,37
SET 920,54920,540,000,00
STI 2.986,663.002,5615,900,53
Dow Jones *10.269,4710.320,1050,630,49
FTSE 100 *5.366,415.371,044,630,09
FTSE ASEAN *581,24583,552,310,40
FTSE ASEAN 40 *11.378,2311.399,3121,080,19

 * Data tanggal 1 dan 2 September 2010

 

 

 
  Untitled Document
Keuangan Elektronik Energi Transportasi Seluler Corporate Otomotif Properti Wisata

Copyright © 2007 Rakyat Merdeka.
Browser : Menampilkan Nama Browser CCBot/1.0 (+http://www.commoncrawl.org/bot.html) Menampilkan Nama Browser | 202.43.162.2