| |
| Yamaha Genjot Produksi 400 Ribu Unit |
| Kamis, 23/08/07, 03:54:37 AM WIB |
| |
|
|
| |
Guna memenuhi permintaan pasar otomotif, khususnya sepeda motor, yang semakin tinggi saat ini, PT Yamaha Motor Kencana Indonesia selaku agen tunggal pemegang merk Yamaha berencana meningkatkan jumlah produksi hingga 400 ribu unit sepanjang tahun ini.
Seiring dengan peningkatan jumlah produksi tersebut, nilai investasi yang ditanam produsen motor berlambang garputala tersebut otomatis juga melonjak drastis hingga menyentuh angka US$ 40 juta hingga akhir 2007.
Presidern direktur PT Yamaha Motor Kencana Indonesia, Yoshiteru Takahashi mengatakan, kapasitas produksi yang ada saat ini sudah dimanfaatkan hingga 100 persen, karena itu direncanakan untuk melakukan penambahan satu jalur produksi lagi hingga akhir tahun ini.
Padahal, lanjut Yoshiteru, produksi yang telah dilakukan sudah menggunakan sistem shift tiga, bahkan pada Sabtu produksi tetap berjalan alias tidak libur. Semua ini dilakukan untuk mengejar permintaan sepeda motor Yamaha yang terus meningkat. “Saat ini permintaan sepeda motor Yamaha seperti Vixion masih inden, sehingga produksi harus dikejar,” urai Yoshiteru.
Dengan adanya penambahan kapasitas produksi sepeda motor Yamaha di pabrik Karawang sebanyak 400 ribu unit dengan investasi US$ 40 juta, maka total produksi sepeda motor Yamaha di Indonesia mencapai 2,2 juta unit pada 2008. Tahun ini, menurut Yoshiteru, baru mencapai 1,8 juta unit.
“Sebanyak 1,4 juta unit sepeda motor di produksi di Pulo Gadung dan 800 ribu unit kelak akan diproduksi di Karawang,” katanya.
Menurut Yoshiteru, Indonesia rencananya akan dijadikan basis produksi mesin sepeda motor 115 cc yang akan diekspor ke Jepang bagi Yamaha Motor Corp yang akan membuat sepeda motor untuk pasar di kawasan Amerika Utara. “Di 2007 PT Yamaha Motor Indonesia memproyeksikan ekspor sepeda motor CBU (Completely built-up) sebanyak 30 ribu unit dan CKD (Completely Knock Down) sebanyak 300 ribu set. rm |
| |
|
|
|
|
|
|
Untitled Document
|
|
|
Untitled Document
|
| |
Untitled Document
|
|
|
|