| |
| Carrefour Akan Dorong Sinergi Hypermarket & Pasar Tradisional |
| Rabu, 10 Maret 2010, 00:11:24 WIB |
| |
|
|
| |
Gelar Promosi Bazar Rakyat Di Jabodetabek
Jakarta, RMexpose.Pengembangan pasar tradisional dan UKM tidak hanya bisa dilakukan oleh beberapa gelintir ritel modern. Namun, kebijakan ini mestinya jadi agenda utama semua hypermarket yang beroperasi di Indonesia.
Hal itu dikemukakan Corporate Affairs Director PT Carrefour Indonesia (PT CI) Irawan D Kadarman dalam kunjungannya ke Kantor Rakyat Merdeka Online di Jakarta, Senin (8/3). Kunjungan tersebut untuk melakukan penandatanganan kerja sama antara PT Carrefour Indonesia dan Rakyat Merdeka Online.
Irawan menegaskan, Carrefour bukanlah sebagai pesaing pasar tradisional. Namun, pesaing Carrefour itu pasar modern atau super market. Saat ini, ada beberapa ritel modern baik asing atau lokal yang beroperasi di Indonesia. Seperti Giant, Lotte dan Hypermart. Untuk kelas agak menengah, ada Superindo, Alfamart dan Indomart.
Irawan mengatakan, perkembangan bisnis retail modern tidak selamanya mulus karena tergantung pada perawatan dan pelayanan terhadap konsumen. Menurutnya, retailer modern punya konsumen yang berbeda dengan konsumen pasar tradisional.
Misalnya saja, Cerrefour Molis yang pernah bangkrut di Bandung. Meski demikian, pihaknya akan tetap mengedepankan pembinaan UKM di pasar tradisional.
“Kalau beberapa hipermarket melakukan seperti itu, maka sangat bagus. Karena hal ini menjadi tugas kita bahkan tidak hanya Carrefur. Apalagi sekitar 90 persen pengusaha Indonesia adalah UKM, jadi tidak bisa hanya satu hypermarket saja yang membantunya,” jelas Presiden Direktur PT Carrefour Indonesia Shaffie Shamsuddin pada Rakyat Merdeka di Jakarta, belum lama ini.
Manajer Corporate Social Responsibility (CSR) PTCI Dian Rahmawati mengatakan PTCI tidak hanya memberikan bantuan dana ke pedagang tradisional tetapi melakukan promosi terhadap mereka. Dian menambahkan Carrefour memfasilitasi pedagang untuk mempromosikan barang mereka.
Selain itu, program tersebut merupakan bagian dari program microfinance yang didukung Yayasan Carrefour Internasional. Peserta bazar sebagian besar pedagang pasar tradisional di bawah naungan PD Pasar Jaya Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara yang tidak lain pedagang binaan Carrefour. DIN/HERU-AE
|
| |
|
|
|
|
|
|
Untitled Document
|
|
|
Untitled Document
|
| |
Untitled Document
|
|
|
|