| |
| Jasa Marga Siapkan Anak Usaha Di Bidang Properti |
| Selasa, 09 Maret 2010, 00:13:30 WIB |
| |
|
|
| |
Akan Bangun Perkantoran & Rumah Di Kawasan Dekat Tol
Jakarta, RMexpose.Jasa Marga akan memanfaatkan potensi bisnis lahan sekitar jalan tol. Langkah tersebut akan dibarengi dengan pembentukan anak perusahaan di bidang properti.
Direktur Utama Jasa Marga (JSMR) Frans S Sunito mengatakan, peningakatan nilai lahan sepanjang jal tol selama ini dimanfaatkan dan dinikmati oleh para pengembang properti.
“Kini kita akan memaksimalkan hasil perusahaan untuk ikut mengembangkan bidang properti juga. Tapi itu bukan bisnis utama kita,” katanya di sela-sela acara penghijauan sepanjang jalan tol Cipularang, Bandung, belum lama ini.
Saat ini, pihaknya tengah memproses berdirinya anak usaha di bidang properti yang ditargetkan selesai pertengahan 2010. Namun, dia belum bisa menyampaikan target bisnis dari anak usaha properti tersebut.
Dia menuturkan, properti yang akan dibangun adalah perumahan beserta fasilitas umum dan perkantoran. Sementara itu, modal awalnya akan diambil dari belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 50 miliar.
“Itu hanya modal saja dan investasinya akan jauh lebih besar dari itu. Kemudian anak perusahaan ini nantinya bisa minjam lagi ke perbankan,” katanya.
Untuk mengembangkan bisnis properti ini, pihaknya akan menggandeng bank-bank BUMN. “Nanti saya sampaikan dengan siapa-siapanya, karena saat ini kita sedang fokus membentuk anak usaha dulu,” ujarnya.
Frans menyatakan, untuk membangun perumahan, langkah awalnya dengan pembebasan lahan terlebih dahulu. Sedangkan lokasi yang akan dijadikan sasaran untuk membangun perumahan, tergantung dari pasar yang dinilainya bagus untuk dikembangkan properti. “Harus ada studi analisis strateginya terlebih dahulu,” kata Frans.
Dengan lokasi strategis, maka pihaknya tidak akan kesulitan untuk memasarkan propertinya. Karena itu, Frans optimistis properti akan menjadi bisnis yang menguntungkan bagi Jasa Marga.
Analis pasar modal Dandossi Matram menilai, langkah Jasa Marga tersebut sangat terlambat. Sebab, anak perusahaan properti itu mestinya sudah didirikan sejak dulu. “Nilai tambah lahan properti memang sangat menggiurkan. Bahkan untuk membangun kota baru pun sebenarnya Jasa Marga mampu,’’ cetusnya seraya memperkirakan aksi korporasi ini akan mendorong kenaikan harga saham Jasa Marga.
Tahun ini Jasa Marga menargetkan pendapatan sebesar Rp 4,79 triliun dan laba bersih sekitar Rp 927 miliar. Hal itu berarti naik sekitar 35 persen dan 17 persen dibandingkan perolehan sepanjang tahun 2009. DIN
|
| |
|
|
|
|
|
|
Untitled Document
|
|
|
Untitled Document
|
| |
Untitled Document
|
|
|
|