| |
| APPBI: Ritel Asing & Pasar Tradisional Segera Bersinergi |
| Senin, 08 Pebruari 2010, 00:06:07 WIB |
| |
|
|
| |
Pesaing Utama Carrefour Itu Giant & Hypermart
Jakarta, RMexpose.Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Stefanus Ridwan meminta ada sinergi antara peritel asing dan pedagang pasar tradisional. Sinergi tersebut bisa dilakukan dalam memasarkan produk lokal usaha kecil dan menengah (UKM). Meski diakui, bahwa sebenarnya peritel asing tersebut bukan pesaing utama pedagang pasar tradisional. Pesaing utama peritel asing itu sesama peritel asing juga.
Saat ini, ada tiga peritel asing yang beroperasi di Indonesia, yakni Giant, Carrefour dan Hypermart. Mengenai Hypermart ini merupakan anak usaha Lippo yang sebagian sahamnya diketahui milik CVC Capital Partners.
Stefanus mengatakan, mengenai pembatasan antara pusat perbelanjaan modern dengan pasar tradisional tidak perlu disoalkan terus. Namun, yang penting saat ini bagaimana pembinaan pasar-pasar tradisional sehingga mampu bersaing dengan toko-toko modern seperti minimarket. “Sekarang peraturan daerah sedang dikaji kalau sudah selesai, maka akan saling sinergi,” katanya kepada Rakyat Merdeka di Jakarta, akhir pekan lalu.
Menurutnya, sering terjadinya tudingan bersalah kepada pusat perbelanjaan modern karena pembeli di pasar tradisional berkurang, padahal pemerintah belum mampu bisa mengelola pasar tradisonal secara optimal.
Sementara Tri, seorang pedagang sepatu, sandal dan tas di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta mengakui, keberadaan pusat perbelanjaan modern di sekitar pasar tradisional Kebayoran Lama, tidak mempengaruhi penjualannya.
“Jangankan Carrefour Permata Hijau yang jaraknya jauh, di dekat sini juga ada Carrefour Market dan Ramayana, tapi tetap tidak mempengaruhi penjualan saya,” katanya. Menurutnya, segmen konsumen di pasar Kebayoran dan Carrefour itu berbeda. “Yang saya jual untuk segmen menengah ke bawah sedangkan di pusat perbelanjaan modern kelas menengah ke atas,’’ ujarnya.
Corporate Secretary Carrefour Irawan D Kadarman menjelaskan, berbagai riset menyatakan pangsa pasar ritel modern adalah sekitar 15 persen sedangkan 85 persen dikuasai oleh pasar tradisional. Carrefour, ungkapnya, memiliki pangsa pasar 17 persen dari 15 persen pangsa pasar ritel modern ini (Nielsen). “Jadi Carrefour tidak mendominasi pasar,’’ ujarnya. Dikatakan, meski Carrefour tersebut peritel asing namun tetap bermitra dengan sekitar 4000 pemasok UKM. DIN
|
| |
|
|
|
|
|
|
Untitled Document
|
|
|
Untitled Document
|
| |
Untitled Document
|
|
|
|