| |
| Berantas Larva Nyamuk! |
| Minggu, 07 Pebruari 2010, 00:10:12 WIB |
| |
|
|
| |
Jakarta, RMexpose.Untuk mengatasi permasalahan DBD di Indonesia tidak hanya dibutuhkan perilaku hidup bersih dari masyarakat. Namun, pemangku kepentingan terkait harus memperhatikan perubahan perilaku nyamuk perantara penularan (vector) dan menyiapkan antisipasi mencegah peningkatan penularan DBD.
”Sebenarnya untuk mencegah penyebaran demam berdarah mudah, selain menjalankan pola hidup bersih dan sehat, perlu melakukan pengendalian vektor. Tidak perlu menggunakan teknologi tinggi,” ujar ahli entomologi kesehatan Fakultas Kedokteran Hewan IPB, Upik Kusumawati Hadi.
Pengendalian nyamuk penular DBD bisa dilakukan dengan memberantas tempat perindukan nyamuk dan memberantas larva nyamuk. Hal ini membutuhkan peran aktif dari masyarakat menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat, serta peran pemangku kepentingan untuk terus mensosialisasikan bahaya DBD.
”Sosialisasi harus diberikan terus-menerus, agar masyarakat tetap sadar pentingnya menjaga kebersihan untuk menghindari penyebaran DBD,” jelasnya.
Pakar kesehatan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat UI Tri Yunis Miko menambahkan, partisipasi masyarakat memegang peranan penting dalam upaya pengendalian vektor maupun pencegahan penularan DBD.
”Masyarakat bisa mencegah perkembangbiakan nyamuk, melakukan 3M plus atau menutup tempat penampungan air, menguras tempat penampung air, mengubur barang bekas yang bisa menampung air dan membunuh larva nyamuk dengan obat antilarva atau abate,” pungkasnya. NOV
|
| |
|
|
|
|
|
|
Untitled Document
|
|
|
Untitled Document
|
| |
Untitled Document
|
|
|
|