| |
| Industri Garmen RI Jangan Loyo Hadapi Serbuan Produk China |
| Sabtu, 06 Pebruari 2010, 00:31:27 WIB |
| |
|
|
| |
Jakarta, RMexpose.Para pengusaha garmen di tanah air diminta melakukan persiapan serius dan strategi khusus menghadapi serbuan barang-barang China. Komitmen perdagangan bebas antara ASEAN- China atau ASEAN-China Free Trade Agreement (ACFTA) harus disikapi secara positif.
Hal itu diutarakan Expo Manager PT Fajarindo Faliman Zipper Widodo HW. Menurut pengusaha garmen itu, untuk tahun 2010 dipastikan akan ada perkembangan yang bagus dibanding 2009 meski adanya ACFTA.
“Kita harus punya strategi untuk menghadapi ACFTA, yaitu mesti meningkatkan sumber daya manusia, kualitas produk dan mengetahui sasaran market-nya,” ujar Widodo di sela-sela pertemuan antara pengusaha Indonesia dengan pengusaha Pakistan di Jakarta, kemarin.
Dia menilai, momen ACFTA harus dijadikan sebagai daya saing. Sebab, dengan banjirnya barang garmen dari China, maka konsumen akan lebih selektif dalam memilih produk.
“Industri garmen jangan down atau loyo, jangan sampai seperti itu. Kita akan buktikan pada tahun ini salah satunya dengan pameran dan promosi,” ujarnya.
Sebagai perusahaan barang jadi garmen yang memiliki pabrik seluas 10 hektare di Tangerang, lanjutnya, Fajarindo berani menargetkan peningkatan penjualan hingga 3,4 persen dibanding 2009 untuk pasar domestik.
Menurut Widodo, konsumen akan mengetahui mana produk berkualitas dan mana yang tidak, karena itu konsumen yang akan membandingkannya. Bahkan pihaknya siap mengekspor ke beberapa negara yang belum pernah digarap. Di antaranya ke Malaysia, India, Turki, Bangladesh, Italia, Mesir dan Peru.
“Tahun ini, kita targetkan untuk masuk ke pasar Eropa karena potensinya cukup bagus,” katanya.
Dia menyatakan, salah satu persyaratan untuk bisa menerobos pasar Eropa, yakni pihaknya telah memperoleh Oeko-tek dan ISO 91:2000. Bahkan, untuk tahun ini, pihaknya akan meng-up grade ISO 2008. Namun, untuk pasar China, belum menjadi sasaran. DIN
|
| |
|
|
|
|
|
|
Untitled Document
|
|
|
Untitled Document
|
| |
Untitled Document
|
|
|
|