header-rmexpose
    Rabu , 08 September 2010    Bapepam: BUMI & DEWA Harus Diganjar Sanksi       Distribusi Penyaluran Bensin Pertamina Perlu Diinvestigasi      DPR Pertimbangkan Kucuran Dana Tambahan Rp 350 Miliar      IPO 2012, Saham Garudafood Mulai Diburu Investor      Indosat Tunda Tanggal Pembelian Obligasi      CMNP Lepas Proyek Jalan Tol Di Filipina      Jual Anak Usaha, Laba Intiland Melejit 35 Kali Lipat  
 
Ribuan Honda City Di-recall Dari Pasar
Sabtu, 06 Pebruari 2010, 00:30:56 WIB
 
 

Masterswitch Power Window Bermasalah

Jakarta, RMexpose.Setelah Toyota melakukan penarikan kembali (recall) kendaraan roda empatnya di Amerika dan Eropa pekan lalu, kini giliran PT Honda Prospect Motor (HPM) selaku distributor mobil Honda di Indonesia menarik 3.240 Honda City yang sudah beredar di Indonesia.

Gara-gara tombol jendelanya (masterswitch power window) bermasalah, HPM terpaksa me­na­rik sejumlah Honda City di In­donesia. Ternyata, permasalahan tersebut sama dengan komponen yang bermasalah seperti di­umumkan Honda Motor Co be­berapa waktu lalu.

”Kami akan lakukan penge­cekan terhadap setiap produk. Ini­lah komitmen HPM  untuk men­jaga kualitas dan memuaskan pelanggan,” ujar President Di­rector HPM Yukihiro Aoshimia di Jakarta, baru-baru ini.

Honda City yang di-recall ada­lah buatan 2007 dan 2008, se­dangkan untuk All New Honda City yang diluncurkan Novem­ber 2008 tidak ditarik.

Berdasarkan pengecekan, di­ketahui bahwa bagian mas­ters­witch power window pada Honda City buatan 2007-2008 di Indo­nesia sama dengan spesifikasi di AS dan sejumlah negara yang ter­kena recall, yakni meng­gu­na­kan pro­duksi Omron.

Desain power window master switch keluaran Omron tersebut, memiliki desain celah yang me­mungkinkan air masuk dan me­rusak sistem serta menye­bab­kan terjadinya konsleting.

”Sebenarnya, jika tidak mem­buka jendela dalam waktu yang lama saat hujan deras yang me­nye­babkan air masuk terlalu ba­nyak ke bagian power window master switch, maka komponen tersebut tidak akan rusak,” tam­bah Marketing & After Sales Service Director HPM Jonfis Fandy.

Mulai 1 Maret-30 September 2010, para pelanggan dapat men­datangi bengkel resmi Honda untuk melakukan pemerikasaan dan perbaikan secara gratis de­ngan menunjukkan bukti kepe­milikan kendaraan. NOV
 
Baca Juga :
 
Untitled Document
      Kamis, 29 Juli 2010 00:11:51 WIB
      Stephen Liestyo, Direktur Perbankan Konsumer BII
      Kembangkan Basis IT Dukung E-Banking
       
      Selasa, 27 Juli 2010 04:02:10 WIB
      Lea Indra Kartika, Communication Director PT Ford Motor Indonesia
      Diminta Tingkatkan Kepedulian Pelanggan
       
      Senin, 26 Juli 2010 00:16:21 WIB
      Taufan Wijaya Sakti, Director of Sales Speedup PT MLW Telecom
      Punya Segudang Inovasi Untuk Bersaing
       
Untitled Document
      Selasa, 27 Juli 2010 04:02:32 WIB
      Sandera Politik Darmin Nasution
      Oleh: Bambang Soesatyo, Anggota Badan Anggaran DPR Dan Ketua Kadin Indonesia
       
      Jum'at, 23 Juli 2010 00:17:57 WIB
      Tantangan Berat Perbankan Syariah
      Oleh: Januar Armansyah, Consumer Business Development Department Head BRI Syariah
       
      Rabu, 21 Juli 2010 00:06:45 WIB
      Mencermati RUU Pencucian Uang
      Oleh: Bambang Soesatyo, Anggota Pansus RUU PPTPU/Komisi III DPR
       
 
Untitled Document

World Index

Index Code 09/06 09/07 Change
Pts %
JCI 3.217,153.230,8913,740,43
All Ordinaries 4.615,704.613,00-2,70-0,06
Hang Seng 21.355,7721.401,7946,020,22
Nikkei 225 9.301,329.226,00-75,32-0,81
FTSE Bursa Malaysia KLCI1.434,681.434,27-0,41-0,03
SET 931,52926,09-5,43-0,58
STI 3.034,583.036,091,510,05
Dow Jones *10.320,1010.447,93127,831,24
FTSE 100 *5.428,155.439,1911,040,20
FTSE ASEAN *586,52592,235,710,97
FTSE ASEAN 40 *11.440,4811.572,67132,191,16

 * Data tanggal 2, 3 dan 6 September 2010

 

 

 
  Untitled Document
Keuangan Elektronik Energi Transportasi Seluler Corporate Otomotif Properti Wisata

Copyright © 2007 Rakyat Merdeka.
Browser : Menampilkan Nama Browser CCBot/1.0 (+http://www.commoncrawl.org/bot.html) Menampilkan Nama Browser | 202.43.162.2