| |
| LG Gebrak Pasar Ponsel Kelas Premium |
| Kamis, 10/05/07, 02:48:42 WIB |
| |
|
|
| |
Jakarta, Rakyat Merdeka. PT LG Electronics Indonesia kembali meluncurkan telepon seluler (ponsel) bernama ‘Shine ‘. Produk yang cukup bergengsi itu ditunjukan lebih ke segmen kelas premium.
Dengan diluncurkannya produk anyar itu, perusahaan asal Korea Selatan ini ingin mengulang keberhasilan yang pernah diraih sebelumnya, yaitu dengan ponsel Chocolate, yang mampu menembus angka penjualan lebih dari 10 juta unit di seluruh dunia.
Angka tersebut diraih hanya dalam waktu 18 bulan setelah Chocolate dirilis di Korea dan 11 bulan kemudian menjadi hit di Inggris.
Kehadiran ponsel seri "black label" terbaru berbasis metal yang menggunakan bahan stainless steel dan pertama di Indonesia ini, akan menggebrak sekaligus diharapkan mampu memperkuat posisinya di segmen pasar ponsel kelas premium.
"Dengan produk tahan banting ini, kami optimis mampu menguasai 10 persen pasar ponsel premium di Indonesia yang lebih mengutamakan fashion dan keunikan," kata GM Pemasaran dan Penjualan LG Mobile Communication Indonesia, Andre Tanudjaja, disela peluncuran ponsel Shine di Jakarta.
Ia mengakui, saat ini pihaknya sengaja memfokuskan pemasaran pada segmen premium, karena sebagai pemain baru dalam bisnis ponsel di Indonesia, LG perlu memperkuat citra merek (brand image) di pasar elektronik, terutama kalangan konsumen.
"Kita ingin memperlihatkan pada konsumen di Indonesia, bahwa LG juga memiliki ponsel kelas premium yang sudah mendunia . Bahkan dapat diandalkan dan tidak bisa begitu saja dilewatkan oleh konsumen Indonesia untuk mencobanya," tutur Andre.
Dijelaskan Andre, jika dibanding dengan merek lain yang sudah lebih dahulu masuk pasar Indonesia, LG memilih bersaing tidak dengan spesifikasi dan fitur, tapi mengutamakan kemampuan bersaing dari sisi desain yang fashionable serta keunikannya.
Oleh karena itu, untuk pasar dunia, LG menggandeng merek fashion terkemuka Prada dengan membuat ponsel LG-Prada yang sudah diluncurkan di beberapa negara maju di dunia, namun belum di Indonesia.
Andre menjelaskan, bahwa citra dan merek ponsel yang dibangun LG ke depannya, adalah lewat ponsel premium, seperti seri premium sebelumnya yaitu Chocolatte.
Menurutnya, LG cukup berhasil meningkatkan penetrasi pasar ponsel di Indonesia, baik di kelas premium maupun menengah ke bawah (low-end).
"Bayangkan, pada tahun 2006, pangsa pasar ponsel LG di Indonesia baru mencapai sekitar dua persen, dan pada kuartal pertama tahun 2007, LG sudah mencapai tiga persen, dan tahun ini kami optimis bisa mencapai lima persen untuk pasar ponsel di Indonesia," tegasnya.
Tetapi, Andre tidak bersedia menyebutkan berapa total volume penjualan ponsel LG, khususnya di Indonesia.
Namun kata Andre, pada 2006 penjualan ponsel LG di dunia mencapai 64 juta unit atau naik 17 persen dibandingkan tahun 2005 yang hanya 55 juta unit. Penjualan pada 2006 tersebut terdiri dari 39 juta ponsel CDMA, 21 juta ponsel GSM (2G), dan empat juta ponsel 3G.
"Untuk tahun 2007, LG menargetkan kenaikan penjualan ponsel di dunia sekitar 21 persen, atau menjadi 78 juta unit. Dan akan fokus pada penjualan ponsel di segmen GSM dengan target penjualan 35 juta unit, CDMA 33 juta unit, serta 3G sebanyak 10 juta unit," tutur Andre secara rinci.
Di tempat yang sama, Presiden Direktur LGEIN, Lee Kee Ju menjelaskan, kontribusi penjualan ponsel LG di Indonesia secara keseluruhan masih kecil, yaitu baru mencapai satu persen dari total penjualan produk LG tahun 2006 yang mencapai 1,5 miliar dolar AS baik ekspor maupun domestik.
"Tahun 2007 kami menargetkan total penjualan produk LG sebesar 1,7 miliar dolar AS, yaitu setara dengan target kontribusi ponsel bisa mencapai lima persen," ungkapnya.
Sekadar diketahui, ponsel Shine LG yang menyasar kelas premium, dengan desain metal berbasis stainless steel yang tipis dan fiturnya tidak jauh berbeda dengan produk lainnya. Selain dilengkapi kamera 2megapixel, lensa schneider-kreuznach, bluetooth, MP3. Produk yang dibandrol Rp 3,2 juta ini juga tersedia dalam dua jenis slide dan bar. bis/rm
Keterangan Foto:
GM Pemasaran dan Penjualan LG Electronics Indonesia, Andre Tanudjaja, memperlihatkan ponsel Shine yang baru diluncurkan di Jakarta, Rabu (9/05). Bisman |
| |
|
|
|
|
|
|
Untitled Document
|
|
|
Untitled Document
|
| |
Untitled Document
|
|
|
|